Ramadhan, Si Kecil dan Kembang Api

 

Ramadhan, Si Kecil dan Kembang Api
Ramadhan, Si Kecil dan Kembang Api_foto oleh,Warkasa1919


Ketahui Aturan Main Kembang Api Atau Petasan untuk Si Kecil

Putrikaila1919.my.id - Bulan suci Ramadhan identik dengan ibadah puasa di siang hari dan sholat tarawih di malam hari, pun tidak menutup kemungkinan dengan permainan kembang api atau petasan bagi anak-anak tatkala usai pulang dari mesjid atau musholla.

Semua tingkatan usia memiliki cara tersendiri untuk meramaikan suasana di bulan ramadhan ini.

Walaupun usianya terbilang masih kecil, tetapi Si Kecil pasti akan tertarik dengan cahaya kembang api. Tidak heran jika ia juga akan merengek ingin ikut main kembang api atau pun sekedar bermain lilin.

Biasanya pada malam ke 27 bulan Ramadhan, sepulang dari mesjid atau musholla anak-anak akan meramaikan suasana malam dengan berbagai permainan kembang api dan lain sebagainya.

Ramadhan, Si Kecil dan Kembang Api
Ramadhan, Si Kecil dan Kembang Api_foto oleh Warkasa1919

Jangan langsung melarangnya ya Bund, selama Ayah dan Bunda menemani serta memperhatikan keamanan si Kecil bermain kembang api, maka hal ini akan menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan, kelak akan menjadi kenangan dan  menjadi pembeda antara malam-malam di bulan biasa, dengan malam-malam di bulan Ramadhan.

Mengutip dari Pekin Insurance, memang ada beberapa aturan yang perlu Ayah dan Bunda ketahui saat Si Kecil bermain kembang api atau petasan.

Apa saja aturan tersebut? Yuk baca ulasan lengkapnya dibawah ini.

1. Aturan yang pertama. Jangan lupa menaruh Selang atau Ember di dekat area bermain Kembang Api.

Kenapa kita mesti menyiapkan  beberapa peralatan tersebut? Sebagai orangtua kita jangan sampai lupa, bahwa saat Si Kecil main kembang api, dengan kata lain sebenarnya ia sedang bermain dengan api, jadi sebagai bentuk antisipasi, persiapkan ember berisi air, pemadam api, atau selang yang mudah dijangkau jika sekiranya terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan.


2. Aturan kedua, ketika Anak bermain Kembang Api, jangan dibiarkan tanpa pengawasan.

Anak-anak tidak dibolehkan bermain Kembang Api tanpa adanya pengawasan dari orang dewasa. Bermain kembang api dan petasan itu sama halnya dengan bermain api, jadi sebagai orang dewasa kita harus paham dengan risikonya yang mungkin saja bisa terjadi.

Kembang api yang awalnya terlihat tidak berbahaya itu bisa saja membakar tangan dan lengan mereka jika tidak waspada.


3. Aturan ketiga, pilihlah satu orang dewasa sebagai "Pemantik Resmi" saat Si Kecil bermain dengan Kembang Api

Sebaiknya ada satu orang dewasa, yang bertanggung jawab untuk menyalakan kembang api dan juga mengawasi Si Kecil dan teman-temannya ketika bermain Kembang Api, hal ini berguna untuk meminimalisir kecelakaan yang mungkin bisa saja terjadi.


4. Aturan keempat. Sebaiknya tidak memainkan Kembang Api Bekas.

Kembang Api atau Petasan bekas sebaiknya tidak di pakai untuk bermain lagi, sebab Petasan atau kembang api yang terlihat tidak berguna ini masih bisa meledak, jadi untuk keamanan, sebaiknya siram dengan air agar lebih aman.

Untuk menghindari resiko yang tidak diinginkan, sebaiknya beli kembang api atau petasan di tempat yang legal dan dibuat oleh profesional.


5. Aturan kelima, jangan pernah melemparkan Kembang Api yang Menyala

Walau terlihat sepele, tapi hal ini penting, jadi sebaiknya Ayah dan Bunda selalu mengingatkan pada Si Kecil akan bahaya Kembang Api atau Petasan ini, untuk itu tekankan pada Si Kecil dan teman-temannya agar tidak melemparkan kembang api atau petasan yang sedang menyala.

Aturan yang terakhir, jangan lupa untuk membuat jarak "aman",  dan ini tergantung pada jenis kembang api dan petasan yang akan dimainkan.

Itulah beberapa aturan bermain Kembang Api. Semoga bermanfaat, selamat bermain Kembang Api dan  jangan lupa untuk mengawasi Si Kecil bermain Kembang Api dengan tetap menjaga jarak aman ya. Salam.



Bahan bacaan: 

https://www.orami.co.id/magazine/aturan-ajak-si-kecil-main-kembang-api-atau-petasan

4 komentar untuk "Ramadhan, Si Kecil dan Kembang Api "

  1. Senengnya liat Puput main kembang api dan terimakasih telah berbagi artikel yang bermanfaat 👍👍🙏

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya😊 terimakasih sudah berkenan membacanya 😅🙏

      Hapus
  2. Kami dahulu bulan puasa sampai 27 Puasa,anak cowok main mariam bambu. He he ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, jaman saya dulu masih main meriam pake kaleng bekas minuman yang disatukan 😅 Terimakasih atas kunjungannya Bu Nur. Salam.

      Hapus

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

Template Blogger Terbaik Rekomendasi